Disini ada ga sih yang lagi berjuang jadiin hobi sebagai pekerjaan? Kalo iya, kita samaa. Aku juga lagi berjuang biar hobi menggambar ini bisa ngehasilin cuan yang sebanyak-banyaknya. Dan aku memilih mulai dari hal-hal simpel.

Rilex time with my hobby
(Take in : 24 September 2021)

Gak mau muluk-muluk dan membebani pikiran dengan mempersiapkan planning keillustratoran yang super wauuw, aku coba ambil kertas sertifikat bekas dan akrilik sisa, lalu satsetsot dan mulai menggambar. Ini adalah awal yang aku lakukan sewaktu memutuskan untuk mulai jadi full time illustrator. 

Kenapa gak mau bikin perencanaan yang super wau, yang geloss dan mantappu? Sebenarnya aku sebelumnya udah pernah mengaitkan hobi menggambar ini di profesi lain yang juga aku geluti yaitu di bidang interior design dan home decor. Disitu aku dan tim (temen-temen Gometri, nama brand usaha kami) menawarkan jasa mural art untuk ruang interior. Perencanaannya udah oke banget, alat dan bahan semuanya udah siap. Tapi ternyata tenaga dan kemampuan aku sebagai ketua tim masih belum memadai. Belum lagi kerena keadaannya waktu itu covid lagi merajalela dimana-mana, dan aku salah satu korbannya, alhasil rencana yang udah tersusun rapi itu qadarullah gak berjalan dengan baik.  

Jadi sepertinya lebih baik sekarang mulai aja dulu dari hal-hal simpel yang bisa aku lakuin, sesuai dengan kesanggupan jiwa dan raga ini, yaitu dengan mulai menggambar di kertas bekas yang udah dipotong kecil-kecil jadi sebesar A7 (kicik banget).  Nah, di bawah ini adalah hasil gambar pertama yang aku buat saat itu, yaitu gambar stroberi dan bunga sakura.



Karena ukuran kertasnya kecil, waktu dan tenaga yang aku butuhin untuk nyelesain satu gambar juga sedikit, untuk satu gambar mungkin sekitar 30 menitan. Bisa selasain banyak gambar dalam waktu singkat itu rasanya luar biasa, mantap dah uhuy. Walau gambarnya ga seberapa tapi hati ini berbunga-bungaa, cihiy. :)

Terus, apa gambar-gambar kecil di atas langsung dijual? Jawabannya enggak. Gambar-gambar itu cuma sebagai batu loncatan untuk meyakinkan diri ini jadi seorang illustrator, karena sebelumnya aku masih belum yakin untuk kerja jadi illustrator. Selalu muncul banyak pertanyaan seperti "Apa aku bakal sanggup?" "Gimana kalau aku jadi benci sama hobi ini karena jadi pekerjaan?" "Apa bakal ada yang mau beli gambarnya?", pertanyaan-pertanyaaan itu muncul karena di konsep-konsep rencana sebelumnya aku merasa ga enjoy dan tertekan, merasa gak menikmati dan takut gagal. Tapi kali ini sebaliknya, rasanya ga ada salahnya memulai jadi illustrator walau belum punya pelanggan, yang paling penting adalah keyakinan bahwa 'aku tetap bisa menggambar' ga hilang. Dan ternyata permulaan yang simpel ini udah mengubah jalan hidup aku ke arah yang sebelumnya ga pernah aku duga. 

NEXT - Part 2 Interaksi Dengan Banyak Orang