Halloo, ini adalah part 2 dari kisah cilet-cilet aku tentang "Hobi jadi pekerjaan".
 |
First Art Request (Take in : 6 Agustus 2021)
|
Di artikel sebelumnya, aku udah nyeritain gimana langkah simpel versi Kamila untuk menyelam ke profesi illustrator di Aceh, yaitu dengan membuat gambar-gambar mini di kertas A7. Terus yang jadi pertanyaan, apa yang terjadi selanjutnya? (Mulai backsound menegangkan, tak dum, tak dum) Kenapa cuma dengan memulai gambar mini ini bisa mengubah jalan hidup aku ke arah yang ga aku sangka-sangka? (suasana makin mencekam, jreng jreng). Ini adalah kisah hidup Kamila Bilqis yang sebelumnya sangat membosankan, menjadi lebih sedikit tidak membosankan.
Jadi, pada jaman dahulu kala, kira-kira 553 hari yang lalu, setelah aku posting gambar stroberi dan bunga sakura di story instagram, tiba-tiba ada salah seorang temen dekat aku yang ngerequest gambar pantai (cuma request dibuatin aja, bukan beli gambarnya). Karena waktu itu mood aku lagi bagus dan juga lagi gabut, akhirnya aku buatin gambar permintaan dia, trus post gambarnya di story, aaaaaaannnnd tag IG dia.
Waktu itu aku gak punya pikiran macam-macam, kaya, "Wahh ini aku bakal banyak yang pesen nih" cuma karena ada satu orang yang request, pfft, ga ada. Niatnya cuma buat seru-seruan, nambah bahan konten dan bikin seneng teman aku aja, tapi setelah itu ternyata temen aku yang lain juga minta request. Akhirnya, aku mutusin untuk sekalian ajak temen-temen instagram yang lain juga lewat fitur "Ask Me Question" untuk ngasih request mereka sebagai bahan ide gambar aku selanjutnya. Dan ada tujuh request yang masuk dengan ide yang beragam.
 |
Any Requests? (Screenshots in : 28 Maret 2022) |
Ide-ide yang mereka tulis itu ternyata memberi stimulus di otak aku yang sebelumnya agak "kaku" jadi lebih "ga kaku" hehe, (gak ingat tiba2 antonimnya "kaku" apa, "letoy" kah? hmm sepertinya bukan, oke lanjut). Aku yang awalnya cuma mau bikin gambar-gambar simpel kaya buah dan bunga, dikasih tantangan yang lebih beragam. Saat itu aku sadar, interaksi dengan banyak orang seperti ini sangat membantu untuk improve diri ini agar membuat pikiran jauh lebih terbuka. Setelah itu, aku selesain semua request mereka dan malah jadi ketagihan untuk minta ide lagi dari orang lain.
"Any Requests?" ini aku buka sampai 5 kali, karena respon dari penonton story aku lumayan rame dengan aktivitas gabut ini. Sampai akhirnya ada total 61 requests yang masuk di 2021-2022 dengan ide yang makin random dan mindblowing. :) dan akhirnya ini hasilnyaaa, taraaa
Postingan di atas masih belum semua sih, baru setengahnya hehe. Silahkan cek di Highlight "Requested" di profil aku untuk lihat semua update art request dan interaksi aku dengan orang-orang di Instagram @kbkamilaa.
Meski gak dapat income apapun dari aktivitas ini, tapi ada manfaat besar yang sangat aku rasakan yaitu mendapatkan "Awareness" dari banyak orang. Banyak pertanyaan muncul lewat dm "Gambarnya dijual dek?" "ini dijual mil? mauu beli" dan semacamnya. Follower dan engagement rate juga meningkat. Semakin banyak orang menyadari bahwa Kamila Bilqis sepertinya mulai serius berkecimpung di dunia illustration ini. Interaksi dengan banyak orang ini merupakan salah satu cara yang aku lewati saat itu untuk mencari "perhatian" dan juga menemukan konsen atau minat gambar yang sebenarnya.
NEXT - Part 3 Open Commission!!!
0 Komentar